Dekadensi
moral adalah peristiwa yang melanda umat
manusia(islam),. Peradaban barat yang
menyuarakan kebebasan telah mengalami kerusakan moral yang luar biasa. Ironisnya budaya
barat yang sudah mengalami kerusakan moral itu mereka sebarkan ke negeri-negeri
muslim. Akibatnya, budaya lokal masyarakat muslim terkontaminasi dengan budaya
barat, dan pada akhirnya budaya lokal mengalami kegoncangan dan semakin dekat dengan
gaya hidup barat. Dan Indonesia adalah salah satu korbannya.Melihat
perkembangan terakhir umat Islam di Indonesia tergambar dengan jelas betapa
merosotnya akhlak sebagian umat Islam. Dekadensi moral terjadi terutama di
kalangan remaja. Sementara pembendungannya masih berlarut-larut dan dengan
konsep yang tidak jelas. Rusaknya moral umat tidak terlepas dari upaya jahat
dari pihak luar umat yang dengan sengaja menebarkan berbagai penyakit moral dan
konsepsi agar umat goyah dan berikutnya tumbang. Sehingga yang tadinya
mayoritas menjadi minoritas dalam kualitas. Keadaan semakin buruk ketika pihak
aparat terlibat dan melemahnya peran ulama dan tokoh masyarakat.
Generasi muda sekarang sudah tercengkeram fenomena pergaulan bebas . Gaya
hidup seperti ini sebenarnya sangat jauh dari nilai-nilai Islam dan budaya
Indonesia. Namun karena ada kalangan tertentu yang ingin merusak moral bangsa,
maka lambat laun generasi muda kita akhirnya terjebak juga. Dalam hal ini,
peran media sangatlah besar, baik media cetak maupun elektronik. Coba kita
lihat tayangan televisi yang bertema dunia sekolah, bukannya mengajak anak-anak
Indonesia untuk rajin belajar, film-film yang ada malah mengajak mereka untuk
berpacaran, hura-hura dan bergaul bebas. Imbasnya benar-benar dirasakan oleh
anak-anak Indonesia, dari masyarakat kota sampai masyarakat desa. Akibatnya
mereka mengalami kemerosotan moral yang cukup signifikan.
Kaum perempuan terseret jauh kepada peradaban Barat dengan slogan kebebasan
dan feminisme yang berakibat kepada rusaknya moral mereka, maka tak jarang
mereka menjadi sasaran eksploitasi. Dengan dalih kebebasan berekspresi, setiap
inci tubuh perempuan dijadikan komoditi. Membuka aurat, bahkan sampai adegan
berzina pun dilakoni, asal mendatangkan materi. Aurat perempuan dilombakan dan
dinilai, mana yang paling mendatangkan ‘hoki’. Anehnya, dengan penuh kesadaran,
kaum perempuan antri minta diekploitasi; bahkan semakin hari kian menggila.
Untuk mengatasi kerusakan moral yang sudah kronis seperti ini, Islam mempunyai
solusi tepat untuk dapat mengurangi dan meredakan hal itu. Konsep Islam yang
mengajarkan akhlak al-karimah adalah satu hal yang ampuh dalam mengatasi
kerusakan moral. Bahkan Rasulullah SAW mengatakan bahwa dirinya diutus untuk
menyempurnakan akhlak.
DALIL-DALIL NAQLI
Firman allah swt :
1. QS. ALI-IMRAM
AYAT 160
Artinya : Sesunggguhnya dalam penciptaan langit-langit dan bumi-bumi dan
silih bergantinya malam dan siang trdapat tanda-tanda dari orang-orang yang
berakhlak.
2. QS. SAD AYAT 46
Sesunggguh nya kami telah mensucikan mereka dengan menganugerahkan kepada
mereka akhlak yang tinggi yaitu selalau mengingatkan mereka (manusia) kepada
negeri akhirat.
3. QS. YASIN AYAT
60
Bukankah aku telah memerintahkan kepada mu hai bani adam supaya kamu tidak
menyembah syaithon? Sesungguh nya syaithon itu musuh yang nyata bagi kamu
4. QS ANNISA AYAT
114
Tidak ada kebaikan dari banyak mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari
orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah.
5. QS AL-ANFAL AYAT
2 DAN 4
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah orang yang bila disebut nama
allah gemetar hatinya dan apabila dibacaka ayat-ayatNya kepada mereka bertambah
kuat iman merka dan hanya kepada allahlah mereka bertawakal.
Ayat 4
Mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka akan memperoleh
derajat tinggi disissi Tunan nya dan ampunan serta rezeki nikmat yang mulia.
6. QS AT-TAUBAH
AYAT 111
Sesungguhnya allah telah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun
harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka . Mereka berperang dijalan
allah sehingga mereka membunuh atau terbunuh sebagai janji yang benar dari
allah di dalam taurat, injil, dan al-quran. Dan siapakah yang lebih
menepati janjinya selain allah maka bergembiralah dengan jual-beli yang telah
kamu lakukan itu, dan demikian itulah kemenangan yang agung.
ROSULLAH BERSABDA
v Sesungguhnya aku Muhammmad saw tidak di
utus melaikan untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.
v Ketahuilah kamu di dalam manusia terdapat
segumpal darah. Apabila baik maka baik lah keseluruhan segala perbuatannya dan
apabila buruk maka buruk lah keseluruhannya ketahuilah kamu bahawa ia adalah hati.
v Sesungguhnya allah tidak
melihat dari rupa atau paras kamu dan tidak kepada tubuh badaan kamu
dan sesungguh nya allah telah melihat kepada hati kamu dan segala amalan kamu
yang berlandaskan keiklasan hati
v Seseorang itu tidak beriman sehinggalah
ia mengasihi terhadap saudaranya seperti mana dia kasih terhadap diri nya
sendiri (Riwayat bukhari dan muslim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar